Minggu, 12 April 2015

Analisis Web Berita Online

Tribunnews.com adalah situs berita online Indonesia yang menyediakan wadah bagi masyarakat untuk ikut serta dalam berbagi informasi ataupun menyampaikan gagasan dan pengalaman empiris yang bermanfaat bagi kehidupan bangsa melalui dua rubrik Tribunnews, yaitu Tribuners dan Citizen Reporter. (sumber wikipedia).

Dilihat dari segi contentnya, web berita online ini sudah memenuhi kriteria penulisan sebuah web, dalam penulisan beritanya pun menggunakan lead dengan bahasa yang apik.

Dilihat dari segi fungsionalnya, tribunnews.com termasuk dalam web online yang mudah dicari, dan diingat namanya. Untuk membukanya pun tidak memerlukan loading yang lama, cukup menunggu beberapa detik.

Dilihat dai segi Navigasi, ketika kita membuka web berita online ini content di dalamnya cukup banya dengan judul yang menarik, disana ada beberapa menu content. Jadi kita tinggal klik kategori berita apa yang ingin kita cari.

Dilihat dari segi kualitas Audio/Video, dalam web berita online tribunnews.com banyak terdapat berita berupa video yang dapat mendukung kredibilitas berita. Kualitasnya cukup bagus jika dimasukkan dalam kategori berita video online. Audionya pun sudah memadai, suaranya cukup jelas.

Dilihat dari segi Interaksinya dengan pembaca, menurut saya web berita online ini kurang interaktif. Dalam rubik komentar banyak pembaca yang meninggalkan komentar setelah membaca berita, namun sejauh ini saya belum menemui komentar tersebut direspon atau diberikan umpan balik oleh penulisnya, atau pihak dari tribunnews.com


detikcom ialah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, detikcom hanya mempunyai edisi daring dan menggantungkan pendapatan dari bidang iklan. Meskipun begitu, detikcom merupakan yang terdepan dalam hal berita-berita baru. (sumber wikipedia).

Dilihat dari segi contentnya, web berita online ini cukup banyak menyajikan berbagai macam berita–berita baru. penulis memberikan lead dalam berita dan menyajikan berita dengan bahasa yang baik dan benar. Namun seringkali penulis tidak memberikan caption dalam gambar yang di uploadnya. Di dalamnya lebih banyak iklan yang menurut saya dapat mengganggu kenyamanan pembaca.

Dilihat dari segi fungsionalnya, detik.com termasuk dalam web online yang mudah dicari, dan diingat namanya. Namun untuk membukanya memerlukan waktu yang lebih lama dibanding tribunnews.com. itu mungkin karena dalam detik.com terdapat lebih banyak iklannya.

Dilihat dai segi Navigasi, sama seperti tribunnews.com ketika kita membuka web berita online ini content di dalamnya cukup banya dengan judul yang menarik, disana ada beberapa menu content. Jadi kita tinggal klik kategori berita apa yang ingin kita cari. Namun untuk kategori video tidak disajikan dalam web ini.

Dilihat dari segi kualitas Audio/Video, dalam web berita online detik.com sejauh ini saya belum menemukan berita dalam bentuk video. 

Dilihat dari segi Interaksinya dengan pembaca, menurut saya web berita online ini kurang interaktif. Di dalamnya ada rubik komentar namun jarang pembaca yang mengomentari berita. Disana juga tidak terlihat interaksi antara antara pembaca dan pihak detik.com 

VIVA.co.id yang sebelumnya bernama VIVAnews adalah portal berita daring yang dikelola oleh PT. Viva Media Baru. Situs berita ini diluncurkan pada tahun 2008. (sumber wikipedia).

Dilihat dari segi contentnya, web berita online ini dalam menyajikan berbagai berita kurang menarik dan up to date. Tidak seperti kompetitornya yang memiliki tampilan yang menarik. Di dalamnya tidak terdapat iklan, jadi cukup nyaman untuk dikunjungi

Dilihat dari segi fungsionalnya, vivda.co.id cukup sulit dalam mengingat namanya. Mungkin bagi orang awamseperti saya, ketika mencari web berita online viva, saya akan mengetikkan viva.com padahal sebenarnya viva.co.iddalam web online yang mudah dicari, dan diingat namanya. Namun ketika sudah pernah membukanya, nama viva.co.id cukup mudah untuk diingat.

Dilihat dai segi Navigasi, viva.co.id kurang beragam, di dalamnya hanya ada beberapa kategori saja, seperti berita, bola,life,blog dan lain sebagainya.

Dilihat dari segi kualitas Audio/Video, dalam web berita online viva.co.id tampilan videonya kurang bagus, dan ukurannya yang kecil.

Dilihat dari segi Interaksinya dengan pembaca, menurut saya web berita online ini kurang interaktif. Di dalamnya ada rubik komentar namun jarang pembaca yang mengomentari berita. Disana juga tidak terlihat interaksi antara antara pembaca dan pihak viva.co.id.

Persamaan dari ketiga web berita online diatas adalah, mereka sama-sama menyediakan sebuah wadah untuk berbagi informasi. 

Perbedaannya, dari ketiga web diatas saya rasa sangat berbeda, dari tampilannya ada salah satu web yang terlalu banyak memunculkan iklan, sehingga mengganggu kenyamanan pembaca, ada juga yang tidak ada iklannya sama sekali, dan salah satu diantaranya ada yang cukup proporsional dalam menampilkan berita dan iklan. Web berita Detik.com berbeda dengan keduanya, karena tidak dilengkapi dengan content video.

tribunnews.com menjadi web berita online yang berfungsi maksimal, dengan banyaknya pengunjung yang berkomentar tentang pemberitaan. begitu juga dengan detik.com banyak pembaca yang meninggalkan komentarnya disana, namun karena tidak ada content video jadi kurang maksimal. Terakhir viva.co.id disana disediakan content berita dan video namun, beritanya kurang up to date, dan sepertinya jarang pembaca yang memberikan komentar di akhir tulisan, jadi dirasa tidak efektif.

Menurut saya web berita online harus lebih interaktif dengan pembaca. Memberikan umpan balik atau merespon komentar pembaca tentaiga web beritng hal yang ditulisnya. Sehingga pembaca merasa aspirasi atau responnya terhadap web berita online tersebut tersampaikan. Iklan boleh saja ada di dalam tampilan web, namun sebaiknya jangan terlalu banyak menampilkan content-content iklan, yang menjadikan pembaca merasa terganggu ketika membaca berita. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar