Sabtu, 30 Mei 2015

Hutan Mangrove



DEMAK- Ada satu lagi tempat wisata dadakan yang berada di kota wali ini. tepatnya berada di desa Bedono,kecamatan Sayung, Demak. Tempat ini dulunya adalah sebuah perkampungan yang dihuni pleh puluhan kepala keluarga. Namun ketika tahun 2008 desa ini terkena abrasi besar, hingga menenggelamkan seluruh desa. Tapi ada satu yang tersisa dari abrasi ini, yaitu makam yang kini letaknya berada di tengah laut. Makam ini tidak pernah tenggelam karena air. Konon seritanya ketika ada abrasi, makam ini menjadi tinggi dengan sendirinya. Sampai sekarang tempat ini dianggap keramat, dan pengunjung yang datang tidak boleh mengambil gambar dari makam tersebut.

Cukup jauh memang menuju tempat ini, kurang lebih10 km dari kota Semarang. Namun, semua itu akan terbayar ketika kita melihat indahnya mangrove yang ditanam untuk menahan abrasi ini. pohon – pohon ini sengaja ditanam dari berbagai pihak, dari pemerintah, dari aktivis ingkungan, dan lain sebagainya, mereka melakukan penanaman mangrove bersama warga sekitar, agar ketika tumbuh besar nanti, pohon ini bisa menaham abrasi dari laut lepas.

Bayangkan jika tidak ada pohon mangrove yang ditanam disini, bisa jadi desa lainnya di dekat desa bedono akan lenyap disapu abrasi. Karena memang diramalkan ada beberapa desa yang akan hilang terkena abrasi.

Sungguh besar kuasa Allah, jika tidak percaya atau mungkin kurang yakin. Boleh mengunjungi tempat wisata hutan mangrove ini, disana kita bisa melihat bangunan kerangka rumah yang ada di tengah laut, masih terlihat juga tiang listrik berdiri kokoh di tengah lautan.

Selamat berwisata, dan selalu jaga keselamatan diri sendiri dan orang di sekitar kita yaa, ......

Brown Canyon




            Kalau di Clorida, Amerika Serikat ada Grand Canyon, di Indonesia ada juga namanya Brown Canyon. Tepatnya di desa Mranggen Demak. Kalau di Colorado adalah tempat wisata karena bentukan natural dari alam, berbeda dengan yang ada di Demak ini, karena buatan manusia yang bisa disebut dengan merusak alam. Bayangkan saja, tempat ini dulunya sebuah bukit yang cukup tinggi, kemudian di gali hingga membentuk tebing-tebing yang tidak rata. Jika hal ini diteruskan sudah pasti nantinya tempat ini akan menjadi kubangan air yang besar, mungkin hampir menyerupai danau.




Tapi dari semua itu ada sisi positif yang bisa diambil, yaitu tempat ini menjadi wisata dadakan yang indah. Bagi pecinta fotografi tempat ini sangat recomended untuk anda coba. Jujur saja saat pertama saya kesana, cukup ngeri lihat tebing-tebing menjulang tinggi yang tidak beraturan, tebing itu bisa saja roboh kapanpun. Mengingat disana tidak ada orang yang daat menjamin keselamatan kita saat wisata.
Ketika masuk tempat wisata ini, harganya sering berubah – ubah tidak tentu. Dulu saat saya mengunjungi brown canyon, tempat ini masih belum dikenal luas oleh banyak orang, jadinya saya cukup membayar 2000 untuk satu kendaraan. Namun sekarang saat tempat ini sudah banyak dikenal masyarakat, tiket masuknya lebih dari dua kali lipat, per orang dipatok 5000 rupiah sekali masuk. Terbilang murah untuk harga segitu, tapi kita lihat lagi, disana tidak ada tanggung jawab resmi dari pihak pengelola tiket masuk. Padahal kalau dilihat dari dekat tebing itu sudah banyak yang retak.
         Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi tempat ini. masalah keselamatan selalu harus diutamakan ya. Yang pasti persiapan yang harus anda lakukan sebelum mengunjungi tempat ini adalah, bawalah masker, karena debu disana luar biasa tebal. Kemudian bawalah bekal sendiri dari rumah, terutama air minum karena cuaca disana cukup terik setiap harinya. Selamat berwisata

Wisata Goa Kreo




       Sudah punya rencana untuk menghabiskan waktu berakhir pekan kali ini?, kalau belum saya akan ajak anda untuk menengok tempat wisata yang mungkin bisa menjadi tempat rekomendasi anda untuk berakhir pekan bersama keluarga.

        Goa Kreo adalah salah satu tempat wisata yang berada di daerah Semarang. Hanya dengan biaya 3000 per orang, kita sudah bisa menikmati indahnya pemandangan yang ada di Goa Kreo dan sejuknya hawa di gua Kreo


        Goa Kreo dulunya adalah tempat yang dipercaya pernah menjadi tempat petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak. Menurut legenda, saat di goa Kreo Sunan Kalijaga bertemu dengan sekawanan monyet, kemudian sang Sunan menyuruh monyet untuk menjaga kayu jati tersebut.
        Kata kreo diartikan sebagai kata jagalah atau penunggu. Kata ini yang kemudian menjadikan goa Kreo ada banyak kera yang dianggap sebagai penunggu. Untuk mencapai ke bibir Goa Kreo, kita harus melewati jalan yang cukup jauh, dari pos tiket masuk. Saat melintasi jalanan kita bisa sambil menikmati pemandangan waduk Jatibarang yang indah nan jernih airnya, ditambah dengan hawa yang sejuk menjadikan wisata ini patut untuk dikunjungi.

       Bagaimana, anda tertarik untuk mengunjunginya? Tetap berhati-hati dan waspada dalam berinteraksi dengan kera yang ada disana ya. Peran orangtua sangat penting untuk mendampingi putra-putrinya, selalu utamakan keselamatan. Selamat berwisata…. 

Kamis, 28 Mei 2015

Selamat Hari Keluarga



Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat yang sama. Keluarga merupakan kumpulan orang-orang yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita setiap harinya. Saking pentingnya peran keluarga dalam kehidupan kita. Maka pemerintah sejak tanggal 29 Juni 1994 menjadikan tanggal tersebut sebagai hari keluarga nasional. Diharapkan dengan adanya hari keluarga ini, seluruh keluarga di Indonesia bisa hidup harmonis dan bahagia. Selamat hari keluarga semuanya.....

Macet lagi

DEMAK-Pengerjaan proyek beton jalan pantura Semarang -Demak km 8, membuat antrean kendaraan panjang setiap harinya. Antrean kendaraan ini mencapai 2-4km setiap harinya. Jika jam pulang kantor bisa lebih panjang lagi kemacetannya.
Sejumlah kendaraan yang tidak sabar sering menerobos kepinggir jalan. Jika hal ini tidak dilakukan dengan hati-hati pengendara bisa terpleset karena banyaknya batu -batu kecil dipinggir jalan tersebut.
Bagi anda yang dari arah Demak menuju Semarang, jika tidak mau terjebak macet bisa menggunakan jalur alternatif di daerah Onggorawe. Selisihnya mungkin kurang lebih 4km dari jalur pantura. Dimana pun anda berada selalu berhati-hati dan jaga keselamatan ya. Ingat berdoa sebelum perjalanan itu harus ya...

Ramadhan sebentar lagi



Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan pada akhirnya tibalah bulan penuh berkah yang ditunggu oleh setiap umat muslim dimanapun. Apalagi kalau bukan bulan ramadhan, yah bulan ramadhan harus disambut dengan suka cita dan bahagia. Apabila kita menyambut bukan ramdhan dengan penuh suka cita maka, jasad kita diharamkan oleh api neraka. Subhanallah, sungguh besar kuasa Allah. Kita baru menyambutnya saja sudah di haramkan api neraka, apalagi kita menjalaninya dengan ikhlas dan bahagia, maka Allah akan melipatgandakan segala amalan kita.
Namun, yang menjadi pertanyaan sudah siapkah kita menyambut bulan suci ramadhan kali ini?. Sudah bersihkah hati kita?. Ada baiknya kita sebelum bulan ramdhan tiba kita memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang pernah kita lakukan dimasa lalu, dan berjanji tidak mengulanginya. Meminta maaf kepada kedua orang tua, kerabat, teman, dan orang-orang yang ada disekitar kita. Agar nantinya ketika menjalani bulan ramadhan kita dengan kebahagiaan dan hati yang ikhlas. Dan pada akhirnya kita memperoleh kemenangan di hari yang suci, hari raya Idul Fitri.