DEMAK-
Ada satu lagi tempat wisata dadakan yang berada di kota wali ini. tepatnya
berada di desa Bedono,kecamatan Sayung, Demak. Tempat ini dulunya adalah sebuah
perkampungan yang dihuni pleh puluhan kepala keluarga. Namun ketika tahun 2008 desa ini terkena abrasi besar,
hingga menenggelamkan seluruh desa. Tapi ada satu yang tersisa dari abrasi ini,
yaitu makam yang kini letaknya
berada di tengah laut. Makam ini tidak pernah tenggelam karena air. Konon
seritanya ketika ada abrasi, makam ini menjadi tinggi dengan sendirinya. Sampai
sekarang tempat ini dianggap keramat, dan pengunjung yang datang tidak boleh
mengambil gambar dari makam tersebut.
Cukup
jauh memang menuju tempat ini, kurang lebih10 km dari kota Semarang. Namun,
semua itu akan terbayar ketika kita melihat indahnya mangrove yang ditanam
untuk menahan abrasi ini. pohon – pohon ini sengaja ditanam dari berbagai
pihak, dari pemerintah, dari aktivis ingkungan, dan lain sebagainya, mereka
melakukan penanaman mangrove bersama warga sekitar, agar ketika tumbuh besar
nanti, pohon ini bisa menaham abrasi dari laut lepas.
Bayangkan
jika tidak ada pohon mangrove yang ditanam disini, bisa jadi desa lainnya di
dekat desa bedono akan lenyap disapu abrasi. Karena memang diramalkan ada
beberapa desa yang akan hilang terkena abrasi.
Sungguh
besar kuasa Allah, jika tidak percaya atau mungkin kurang yakin. Boleh
mengunjungi tempat wisata hutan mangrove ini, disana kita bisa melihat bangunan
kerangka rumah yang ada di tengah laut, masih terlihat juga tiang listrik
berdiri kokoh di tengah lautan.
Selamat
berwisata, dan selalu jaga keselamatan diri sendiri dan orang di sekitar kita
yaa, ......



